Wednesday, December 13, 2017

TUGAS 2 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka




TUGAS 2 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka


TUGAS 2 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka

1.    Jelaskan pengertian akhlak mulia dan akhlak tercela!
Akhlak mulia adalah perbuatan atau tingkah laku manusia sebagai ekspresi atau ungkapan kondisi jiwa bukanlah tindakan yang yang direncanakan pada saat-saat tertentu saja, perbuatan itu mengacu atau sesuai dengan nilai-nilai atau perintah Al Quran dan hadist atau sesuai dengan perintah Allah dan Rasul.
Akhlak tercela adalah perbuatan atau tingkah laku manusia yang perwujudanya baik yang lahir maupun bathin tidak sesuai atau jauh dari nilai-nilai Al Quran dan hadist dalam arti bertentangan dengan perintah Allah dan Rasul.

2.    Sebutkan dan jelaskan sendi-sendi akhlak mulia dan akhlak tercela menurut Imam al-GhazalI !
Sendi-sendi akhlak mulia menurut Imam Al Gazali:
a.    Kekuatan ilmu yang verwujud hikmah, yaitu kebijaksanaan yang artinya adalah keadaan jiwa yang bisa menentukan antara hal-hal yang benar dan hal-hal yang salah.
b.    Kekuatan amarah yang wujudnya dalah berani, yaitu kekuatan amarah yang tunduk kepada akal pada waktu dinyatakan atau dikekang.
c.    Kekuatan nafsu syahwat(keinginan) yang wujudnya adalah iffah, yaitu keadaan syahwat yang terdidik oleh akal
d.   Kekuatan yang seimbang diantara yang tiga diatas. Wujudnya adalah adil, yakni kekuatan jiwa yang menentukan amarah dan keinginan sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh hikmah (kebaikan dan kebijaksanaan)
Sendi-sendi akhlak tercela menurut Imam Al Gazali:
a.    Keji, pintar busuk, bodoh, yaitu keadaan jiwa yang terlalu pintar atau tidak bisa menentukan yang benar di antara yangsalah karena kebodohanya;
b.    Berani tapi sembrono, penakut dan lemah, yaitu kekuatan amarah yang tidak bisa dikekang atau tidak pernah dilakukan, sekalipun sesuai dengan kehendak akal;
c.    Rakus dan statis, yaitu keadaan syahwat yang tidak terdidik oleh akal dan syariat agama, berarti ia bisa berlebihan atau sama sekali tidak berfungsi.
d.   Aniaya, yaitu kekuatan syahwat dan amarah yang tidak terbimbing oleh hikmah.

3.    Sebutkan sebagian akhlak terhadap Allah! Jelaskan dan tulis sebagian ayat al-Qur’an yang berkaitan dengannya!
a.     Menauhidkan artinya mengesakan bahwa Allah adalah pencipta; bahwa Allah yang wajib disembah oleh kita, bahwa Allah memiliki sifat sempurna dan jauh dari sifat kurang. Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. 1.Katakanlah: "Dialah Allah, Yang Tunggal, 2. Allah Yang Kekal; 3. Dia tidak beranak, serta Dia tidak pula diperanakkan, 4.serta tiada satupun yang setara dengan Dia." (QS: Al Ikhlas/112: 1-4)
b.    Beribadah karena Allah pencipta maka kita harus beribadah kepada-Nya
“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya merka menyembah-Ku (QS. Adz-Dzaariyaat/51:56)”
“Dan manusia sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan norang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa (QS. Al Baqoroh/2:21)
c.    Bersyukur adalah berterima kasih kepada Allah atas karunia dan nikmat yang sudah diberikan. “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambahkan nikmat kepaamu, jika kamu mengingkari nikmat_ku maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim/14:7)
“Karena itu, ingatlah kalian kepada-Ku, niscaya Aku akan ingat kalian, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kalian mengingkari (nikmat)-Ku.” (QS. Al Baqarah/2:152)
d.   Takwa adalah Melaksanakan semua perintahnya dan menjauhi segala larangan-Nya.“Hai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan dari satu diri (Adam), dan daripadanya Allah menciptakan pasangannya (Hawa). Dan dari keduannya Allah mengebangbiakkan banyak laki-laki dan perempuan. Bertakwalah kepada Allah dimana kalian saling pinta meminta sesame kalian dengan menggunakan nama-Nya, lagi pula peliharalah hubungan kasih sayang antara kalian. Sesungguhnya Allah itu adalah pengawas kalian.” (QS. An-Nisa /4;4)
e.    Tawakal adalah sikap pasrah kepada Allah atas semua ketentuan-Nya sambil berusaha.
“Maka apabila kamu telah membulatkan tekad maka bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal.”(QS. Ali Imran : 159)

4.    Mengapa kita harus berakhlak mulia kepada orang tua? Tulis ayat al-Qur’an yang berkaitan dengannya!
Kita harus berbakti kepada orang tua karena itu adalah perintah Allah SWT dan Rasulullah, Karena orang tua adalah mereka yang paling dekat dengan kita, sejak masih dalam kandungan hingga remaja dan dewasa merekalah yang paling dekat, orang tua yang selalu mencurahkan kasih sayangnya tanpa mengaharapkan pamrih apapun dari kita.

“Dan Kami perintahkan kepada manusia untuk berbuat baik kepada kedua orang tuamu ibu bapak, Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah dan semakin bertambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tua ibu bapakmu.” (QS. Luqman/31:14)

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepaa kedua orang tuamu, kerabat dekatmu, anak-anak yatim, orang miskin, tetangga dekat, tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri” (QS. An-Nisaa/4:36)

5.    Jelaskan pengertian tasamuh, taawun, dan musawah diserta ayat al-Qur’an!
Tasamuh adalah menghormati keyakinan orang lain yang berbeda.
“Tidak ada paksaan dalam agama, telah jelas mana yang baik dan yang mana yang buruk.” (QS. Al Baqarah/2:256)

“Dan apabila Tuhanmu menghendaki niscaya semua manusia akan beriman kepada Allah, apakah engkau akan memaksa manusia sehinga mereka beriman.” (QS. Yunus/1:99)
Taawun adalah tolong menolong dalam kebaikan untuk menggapai ridho Allah.

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebaikan dan takwa, dan janganlah tolong menolong dalam mengerjakan dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat besar siksa-Nya.” (QS. Al-Maaidah/5:2)

Musawah adalah persamaan dalam hidup bermasyarakat maupun persamaan dalam hukum.

“Wahai manusia sesungguhnya Aku telah menciptakan kalian dari jenis laki-laki dan perempuan kemudian Aku jadikan kalian bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar kalian saling mengenal, sesungguhnya semulia-mulianya kalian disisi Allah adalah yang paling bertakwa diantara kalian.” (QS Al-Hujurat/49:13)

6.    Bagaimana perwujudan akhlak terhadap alam?
a.    Tidak mengekspoitasi sumber daya alam secara berlebihan yang berpotensi merusak tatanan siklus alamiah.
b.    Tidak membuang limbah secara sembarangan yang dapat merusak lingkungan alam.
c.    Secara lebih detail dan individual, agama misalnya melarang binatang atau di bawah pohon yang rindang (karena membuat tidak nyaman orang yang bernaung dibawahnya).

Search For:
TUGAS 2 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka
TUGAS 2 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka
TUGAS 2 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka
TUGAS 2 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka
TUGAS 2 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka
TUGAS 2 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka
TUGAS 2 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka
TUGAS 2 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka


TUGAS 1 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka


TUGAS 1 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka

Hallo Para Copasers dimanapun berada
Kali ini Mamas akan ngebahas Tugas 1 Agama Islam Khusus Bagi Kalian Mahasiswa UT, Kok Bisa ? kan mamas bukan mahasiswa UT, Nah kebetulan Mamas dapat Materi dari sumber yang terpercaya 100 Milyar Original dan Aqurat dan pastinya gratis, jadi jangan takut Copas ya..
Semoga Bermanfaat guys Sukses Terus Kuliah Nya
TUGAS 1 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka

Soal
Jelaskan fenomena aktualisasi nilai-nilai demokrasi dan HAM dilihat dari konsep demokrasi dan HAM menurut ajaran Islam! Rambu-rambu: Ekspose aib (kesalahan) seseorang melalui media. Selamat bekerja!

Jawaban:
Demokrasi dan HAM adalah dua hal yang berbeda akan tetapi tidak bisa dipisahkan. Dapat dikatakan bahwa demokrasi tidak mungkin ada tanpa HAM, sebaliknya HAM sulit ditegakan tanpa demokrasi. Demokrasi islam meyakini bahwa kedaulatan Allah yang menjadi intidari demokrasi, Demokrasi islam dianggap sebagai sistem yang mengukuhkan konsep-konsep Islami yang sudah lama berakar, yaitu musyawarah (syura), persetujuan (ijma’), dan penilaian interpretative yang mandiri (ijtihad).Implementasi nilai demokrasi dapat  pula digali dari sumber islam yang kompatibel dengan nilai-nilai demokrasi seperti dikemukakan oleh Huwaydi dan Mohammad Dhiya al-Din Rais yaitu:
1.      Keadilan dan musyawarah
2.      Kekuasaan dipegang penuh oleh rakyat
3.      Kebebasan adalah hak penuh bagi semua warga Negara
4.      Persamaan diantara sesama manusia khususnya persamaan di depan hukum
5.      Keadilan untuk kelompok minoritas
6.      Undang-undang diatas segalanya
7.      Pertanggung jawaban penguasaan terhadap rakyat
HAM menurut pandangan Islam berprinsip menjunjung tinggi martabat manusia. Di samping itu HAM menurut Islam juga menghendaki adanya persamaan, kebebasan menyatakan pendapat, kebebasan beragam, dan jaminan sosial. Manusia bebas berbicara dan berprilaku sesuai dengan ajaran Allah. Kebebasan menyatakan pendapat merupakan perwujudan dari instruksi Allah. Prinsip hak atas jaminan sosial dalam prinsip ini ditegaskan bahwa pada harta orang kaya terdapat hak fakir miskin. Oleh karena itu, orang islam diharuskan membayar zakat. Selain itu, hak asasi manusia dalam Islam tidak semata-mata menekankan pada hak asasi manusia saja, tetapi hak-hak itu dilandasi kewajiban asasi manusia untuk mengabdi kepada Allah sebagai penciptanya.
Pada dasarnya diharamkan bagi seorang muslim mengungkapkan aib saudaranya karena ini termasuk kedalam perbuatan ghibah, yaitu mengungkapkan aib saudaranya sesama muslim pada saat orang itu tidak ada dihadapannya dan saudaranya itu tidak menyukainya jika berita tersebut sampai kepadanya tanpa adanya suatu keperluan. Ghibah adalah menggunjing, menceritakan kejelekan seseorang saat orang yang dimaksud tidak ada dihadapannya. Ghibah dapat berbentuk ucapan, isyarat, kedipan mata, maupun tulisan yang mengandung makna penghinaan terhadap seseorang. Sesuai hadist Nabi SAW ketika ditanya tentang ghibah:
“(ghibah adalah) engkau menyebut sesuatu yang berkenaan dengan saudaramu, yang jika ia mendengarnya ia tidak suka”, lalu seseorang bertanya “wahai Rasulullah, bagaimana jika yang aku bicarakan benar-benar ada pada saudaraku tersebur?”, beliau menjawab, “jika apa yang kau bicarakan benar-benar ada/nyata pada diri saudaramu, engkau telah mengghibahnya, tetapi bila tidak, berarti kau telah menuduhnya”. (HR Muslim dan Tirmidzi). Mengekspose aib orang lain melalui media sama halnya dengan ghibah. Bahkan akibat yang ditimbulkan dari perbuatan tersebut akan lebih buruk.


 Search For
TUGAS 1 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka TUGAS 1 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka TUGAS 1 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas TerbukaTUGAS 1 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka TUGAS 1 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka TUGAS 1 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka TUGAS 1 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka TUGAS 1 Pendidikan Agama Islam (MKDU4221) Universitas Terbuka